BAB V
SHALAT LIMA WAKTU
A. Pengertian Shalat Lima Waktu
Shalat adalah suatu perbutan yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam.
Shalat adalah adalah rukun islam yang kedua.
Shalat lima waktu merupakan shalat fardhu.
Sudahkah kalian melaksanakan shalat dengan tertib????????
Shalat sebagai sarana untuk mengenal Allah lebih dekat .
Shalat merupakan ibadah yang harus dikerjakan .
Kewajiban seorang hamba adalah menyembah penciptanya.
Shalat hukumnya wajib , kalian tidak boleh meniggalkan shalat .
Orang yang meninggalkan shalat adalah orang kafir.
Orang kafir tempatnya di Neraka.
Dengan Shalat , kalian akian sering mengenal Allah, akhirnya dalam diri kalian akan timbul rasa cinta dan iman kepada Allah .
Shalat fardhu sehari semalam ada lima, yaitu Shalat Subuh , Dzuhur,
Ashar, Maghrub dan Isya’.
Shalat subuh dua rakaat
Shalat subuh dikerjakan pagi hari
Waktu shalat subuh adalah terbit fajar sampai matahari terbit.
Waktu pagi terkadang udara dingin
Udara dingin membuat kalian malas untuk bangun pagi-pagi
Bagi anak yang beriman , hal itu tidak menjadi penghalang
Udara yang dingin dan hening membuat shala lebih khusuk
Pada waktu pagi kalian telah mengerjakan shalat subuh
Pada waktu pagi kalian telah diingatkan oleh Allah unruk shalat
Shalat Dzuhur empat rakaat
Shalat dzuhur dikerjakan pada siang hari
Waktu shalat dzuhur adalaha ketiika matahari telah tergelincir sampai
bayang-banyang benda di sebelah timur sama panjang dengan bendanya.
Waktu Dzuhur kebanyakan kalian sudah capek.
Karena Allah sayang dengan anak yang beriman , maka kalian masih
diingatkan oleh Allah untuk mengerjakan shalat dzuhur .
Pada waktu siang kalian telah mengerjakan shalat dzuhur , maka pikiran
dan badan kalian menjadi segar kembali.
Shalat ashar empat rakaat
Shalat ashar dikerjakan pada sore hari
Waktu shalat ashar adalah ketika bayang-bayang benda lebih panjang
daripada bendanya sampai matahari terbenam .
Shalat Maghrib tiga rakaat
Shalat maghrib dikerjakan pada petang hari
Waktu shalat maghrib adalah mulai matahari terbenam sampai awan merah
tidak kelihatan .
Shalat Isya’ empat rakaat
Shalat isya dikerjakan menjelang malam hari
Waktu shalat isya adakah ketika awan merah sudah tidak kelihatan sampai
terbit fajar.
B. Gerakan Shalat
Ketika shlat kita harus dalam keadaan suci
Suci badan pakaian ataupun tempat apa yang kalian lakukan sebelum shalat
Kalian harus berwudhu dahulu
Karena wudhu merupakan syarat sahnya shalat
.
1. Gerakan Berdiri Tegak untuk Salat,
Berdiri tegak pada salat fardu hukumnya wajib.
Berdiri tegak merupakan salah satu rukun salat. Sikap ini dilakukan
sejak sebelum takbiratul ihram. Cara melakukannya adalah sebagai
berikut.
a. Posisi badan harus tegak lurus dan tidak membungkuk, kecuali jika sakit.
b. Tangan rapat di samping badan.
c. Kaki direnggangkan, paling lebar selebar bahu.
d. Semua ujung jari kaki menghadap kiblat.
e. Pandangan lurus ke tempat sujud.
f. Posisi badan menghadap kiblat. Akan tetapi, jika tidak mengetahui
arah kiblat, boleh menghadap ke arah mana saja. Asal dalam hati tetap
berniat menghadap kiblat.
2. Gerakan Mengangkat Kedua Tangan
ada banyak keterangan tentang cara mengangkat tangan. Menurut kebanyakan ulama caranya adalah sebagai berikut.
a. Telapak tangan sejajar dengan bahu.
b. Ujung jari-jari sejajar dengan puncak telinga.
c. Ujung ibu jari sejajar dengan ujung bawah telinga.
d. Jari-jari direnggangkan.
e. Telapak tangan menghadap ke arah kiblat, bukan menghadap ke atas atau ke samping.
f.Lengan direnggangkan dari ketiak (sunah bagi laki-laki). Untuk
perempuan ada yang menyunahkan merapatkannya pada ketiak. Namun,
boleh juga merenggangkannya.
g. Bersamaan dengan mengucapkan kalimat takbir.
3. Gerakan Sedekap dalam Salat
Sedekap dilakukan sesudah mengangkat tangan takbiratulihram. Adapun caranya adalah sebagai berikut.
a. Telapak tangan kanan diletakkan di atas pergelangan tangan kiri, tidak digenggamkan.
b. Meletakkan tangan boleh di dada. Boleh juga meletakkannya di atas pusar. Boleh juga meletakkannya di bawah pusar.
4. Gerakan Rukuk Dalam Sholat
Rukuk artinya membungkukkan badan. Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a. Angkat tangan sambil mengucapkan takbir. Caranya sama seperti takbiratulihram.
b. Turunkan badan ke posisi membungkuk.
c. Kedua tangan menggenggam lutut. Bukan menggenggam betis atau paha.
Jari-jari tangan direnggangkan. Posisi tangan lurus, siku tidak
ditekuk.
d. Punggung dan kepala sejajar. Punggung dan kepala dalam posisi
mendatar. Tidak terlalu condong ke bawah. Tidak pula mendongah ke atas.
e. Kaki tegak lurus, lutut tidak ditekuk.
f. Pinggang direnggangkan dari paha.
g. Pandangan lurus ke tempat sujud.
Sesudah posisi ini mantap, kemudian membaca salah satu doa rukuk.
5. Gerakan Iktidal dalam Sholat
Rukuk artinya membungkukkan badan. Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a. Angkat tangan sambil mengucapkan takbir. Caranya sama seperti takbiratulihram.
b. Turunkan badan ke posisi membungkuk.
c. Kedua tangan menggenggam lutut. Bukan menggenggam betis atau paha.
Jari-jari tangan direnggangkan. Posisi tangan lurus, siku tidak
ditekuk.
d. Punggung dan kepala sejajar. Punggung dan kepala dalam posisi
mendatar. Tidak terlalu condong ke bawah. Tidak pula mendongah ke atas.
e. Kaki tegak lurus, lutut tidak ditekuk.
f. Pinggang direnggangkan dari paha.
g. Pandangan lurus ke tempat sujud.
Sesudah posisi ini mantap, kemudian membaca salah satu doa rukuk.
5. Gerakan Iktidal dalam Sholat
Tanpa mengangkat kedua tangan
Hanya bertakbir
- Meletakkan tujuh anggota badan di lantai (tempat sujud) yaitu dahi dan
hidung, telapak tangan kanan dan kiri , lutut kanan dan kiri,
ujung-ujung jari kanan dan kiri
- Membaca doa atau bacaan sujud.
7. Gerakan Duduk antara Dua Sujud
Bangun dari sujud membaca takbir
- Pantat diletakkan ditelapak kaki kiri
- Kedua tangan diletakkan dipaha ujung jari-jari tangan mengarah ke kiblat.
- Membaca doa duduk diantara dua sujud
8. Gerakan Tasyahud (Tahiyat) Awal
Duduk antara sujud adalah duduk iftirasy
Duduk tasyahud awal adalah duduk iftirasy, sama seperti duduk antara dua
sujud. Ini pada salat yang lebih dari dua rakaat, yaitu pada salat
zuhur, asar, magrib, dan isya.
- Sebelum berdiri untuk rakaat ke tiga , kalian harus duduk dahulu.
Duduk inilah yang disebut tasyahud awal
- Posisinya sama seperti duduk iftirasy
- Telunjuk tangan kanan menunjuk kearah kiblat
- Membaca doa atau bacaan tasyahud awal
9. Gerakan Tasyahud Akhir










0 komentar:
Posting Komentar