Winnie The Pooh Bear
 

Kamis, 06 Desember 2018

Aqidah Akhlak Kelas 2 Bab 5 : Shalat Lima Waktu

0 komentar
BAB V
 SHALAT LIMA WAKTU
 
A. Pengertian Shalat Lima Waktu 
Shalat adalah suatu perbutan yang diawali dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. 
Shalat adalah adalah rukun islam yang kedua. Shalat lima waktu merupakan shalat fardhu. 
Sudahkah kalian melaksanakan shalat dengan tertib???????? 
Shalat sebagai sarana untuk mengenal Allah lebih dekat . 
Shalat merupakan ibadah yang harus dikerjakan . 
Kewajiban seorang hamba adalah menyembah penciptanya. 
Shalat hukumnya wajib , kalian tidak boleh meniggalkan shalat . Orang yang meninggalkan shalat adalah orang kafir. Orang kafir tempatnya di Neraka. Dengan Shalat , kalian akian sering mengenal Allah, akhirnya dalam diri kalian akan timbul rasa cinta dan iman kepada Allah . 
Shalat fardhu sehari semalam ada lima, yaitu Shalat Subuh , Dzuhur, Ashar, Maghrub dan Isya’. Shalat subuh dua rakaat Shalat subuh dikerjakan pagi hari Waktu shalat subuh adalah terbit fajar sampai matahari terbit. Waktu pagi terkadang udara dingin Udara dingin membuat kalian malas untuk bangun pagi-pagi Bagi anak yang beriman , hal itu tidak menjadi penghalang Udara yang dingin dan hening membuat shala lebih khusuk Pada waktu pagi kalian telah mengerjakan shalat subuh Pada waktu pagi kalian telah diingatkan oleh Allah unruk shalat Shalat Dzuhur empat rakaat Shalat dzuhur dikerjakan pada siang hari Waktu shalat dzuhur adalaha ketiika matahari telah tergelincir sampai bayang-banyang benda di sebelah timur sama panjang dengan bendanya. Waktu Dzuhur kebanyakan kalian sudah capek. Karena Allah sayang dengan anak yang beriman , maka kalian masih diingatkan oleh Allah untuk mengerjakan shalat dzuhur . Pada waktu siang kalian telah mengerjakan shalat dzuhur , maka pikiran dan badan kalian menjadi segar kembali. Shalat ashar empat rakaat Shalat ashar dikerjakan pada sore hari Waktu shalat ashar adalah ketika bayang-bayang benda lebih panjang daripada bendanya sampai matahari terbenam . Shalat Maghrib tiga rakaat Shalat maghrib dikerjakan pada petang hari Waktu shalat maghrib adalah mulai matahari terbenam sampai awan merah tidak kelihatan . Shalat Isya’ empat rakaat Shalat isya dikerjakan menjelang malam hari Waktu shalat isya adakah ketika awan merah sudah tidak kelihatan sampai terbit fajar. 

B. Gerakan Shalat 

Ketika shlat kita harus dalam keadaan suci Suci badan pakaian ataupun tempat apa yang kalian lakukan sebelum shalat Kalian harus berwudhu dahulu Karena wudhu merupakan syarat sahnya shalat .
1. Gerakan Berdiri Tegak untuk Salat, Berdiri tegak pada salat fardu hukumnya wajib. 
Berdiri tegak merupakan salah satu rukun salat. Sikap ini dilakukan sejak sebelum takbiratul ihram. Cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a. Posisi badan harus tegak lurus dan tidak membungkuk, kecuali jika sakit. 
b. Tangan rapat di samping badan. 
c. Kaki direnggangkan, paling lebar selebar bahu. 
d. Semua ujung jari kaki menghadap kiblat. 
e. Pandangan lurus ke tempat sujud. 
f. Posisi badan menghadap kiblat. Akan tetapi, jika tidak mengetahui arah kiblat, boleh menghadap ke arah mana saja. Asal dalam hati tetap berniat menghadap kiblat. 
2. Gerakan Mengangkat Kedua Tangan 
ada banyak keterangan tentang cara mengangkat tangan. Menurut kebanyakan ulama caranya adalah sebagai berikut. 
a. Telapak tangan sejajar dengan bahu.
b. Ujung jari-jari sejajar dengan puncak telinga. 
c. Ujung ibu jari sejajar dengan ujung bawah telinga. 
d. Jari-jari direnggangkan. 
e. Telapak tangan menghadap ke arah kiblat, bukan menghadap ke atas atau ke samping. 
f.Lengan direnggangkan dari ketiak (sunah bagi laki-laki). Untuk perempuan ada yang menyunahkan merapatkannya pada ketiak. Namun, boleh juga merenggangkannya. 
g. Bersamaan dengan mengucapkan kalimat takbir. 
 3. Gerakan Sedekap dalam Salat 
Sedekap dilakukan sesudah mengangkat tangan takbiratulihram. Adapun caranya adalah sebagai berikut. 
 a. Telapak tangan kanan diletakkan di atas pergelangan tangan kiri, tidak digenggamkan. 
 b. Meletakkan tangan boleh di dada. Boleh juga meletakkannya di atas pusar. Boleh juga meletakkannya di bawah pusar. 
 4. Gerakan Rukuk Dalam Sholat 
Rukuk artinya membungkukkan badan. Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a. Angkat tangan sambil mengucapkan takbir. Caranya sama seperti takbiratulihram.
b. Turunkan badan ke posisi membungkuk. 
c. Kedua tangan menggenggam lutut. Bukan menggenggam betis atau paha. Jari-jari tangan direnggangkan. Posisi tangan lurus, siku tidak ditekuk. 
d. Punggung dan kepala sejajar. Punggung dan kepala dalam posisi mendatar. Tidak terlalu condong ke bawah. Tidak pula mendongah ke atas. 
e. Kaki tegak lurus, lutut tidak ditekuk. 
f. Pinggang direnggangkan dari paha. 
g. Pandangan lurus ke tempat sujud. Sesudah posisi ini mantap, kemudian membaca salah satu doa rukuk. 
 5. Gerakan Iktidal dalam Sholat   
Rukuk artinya membungkukkan badan. Adapun cara melakukannya adalah sebagai berikut.
a. Angkat tangan sambil mengucapkan takbir. Caranya sama seperti takbiratulihram.
b. Turunkan badan ke posisi membungkuk. 
c. Kedua tangan menggenggam lutut. Bukan menggenggam betis atau paha. Jari-jari tangan direnggangkan. Posisi tangan lurus, siku tidak ditekuk. 
d. Punggung dan kepala sejajar. Punggung dan kepala dalam posisi mendatar. Tidak terlalu condong ke bawah. Tidak pula mendongah ke atas. 
e. Kaki tegak lurus, lutut tidak ditekuk. 
f. Pinggang direnggangkan dari paha. 
g. Pandangan lurus ke tempat sujud. Sesudah posisi ini mantap, kemudian membaca salah satu doa rukuk. 
 5. Gerakan Iktidal dalam Sholat  
Tanpa mengangkat kedua tangan Hanya bertakbir - Meletakkan tujuh anggota badan di lantai (tempat sujud) yaitu dahi dan hidung, telapak tangan kanan dan kiri , lutut kanan dan kiri, ujung-ujung jari kanan dan kiri - Membaca doa atau bacaan sujud. 
7. Gerakan Duduk antara Dua Sujud
Bangun dari sujud membaca takbir - Pantat diletakkan ditelapak kaki kiri - Kedua tangan diletakkan dipaha ujung jari-jari tangan mengarah ke kiblat. - Membaca doa duduk diantara dua sujud 
 8. Gerakan Tasyahud (Tahiyat) Awal
 
 
 
Duduk antara sujud adalah duduk iftirasy Duduk tasyahud awal adalah duduk iftirasy, sama seperti duduk antara dua sujud. Ini pada salat yang lebih dari dua rakaat, yaitu pada salat zuhur, asar, magrib, dan isya. - Sebelum berdiri untuk rakaat ke tiga , kalian harus duduk dahulu. Duduk inilah yang disebut tasyahud awal - Posisinya sama seperti duduk iftirasy - Telunjuk tangan kanan menunjuk kearah kiblat - Membaca doa atau bacaan tasyahud awal 
 9. Gerakan Tasyahud Akhir 
Tasyahud akhir adalah duduk tawaruk. - Hampir sama dengan tasyahud awal , bedanya kaki kiri dimasukan di bawah kaki kanan - Membaca doa atau bacaan tasyahud akhir. 
 10. Tasyahud Akhir 
- Menengok ke kanan sambil mengucapkan salam - Menengok ke kiri sambil mengucapkan salam lagi

0 komentar:

Posting Komentar

Buku Siswa Kelas 2 Tema 8 : Keselamatan di Rumah dan Perjalanan

Kelas 02 SD Tema 8 Siswa by Khusnul on Scribd

 
Ruang Ilmu © 2018